Shalat dan Kewajibannya

fikih-ibadah-16

Shalat dan Kewajibannya Al-Ustadz Utsman Setelah melalui beberapa bahasan seputar thaharah, tiba saatnya kita mengupas bahasan lain di balik topik thaharah yang sebenarnya merupakan intinya: bahasan tentang shalat. Makna Shalat Secara bahasa, shalat dimaknai oleh kebanyakan ulama sebagai doa kebaikan. Adapun dalam bahasan bab ini, shalat berarti suatu ibadah yang …

Baca Selengkapnya

Tuntunan-tuntunan Fitrah

fikih-ibadah-15

Al-Ustadz Utsman Pembaca Qonitah yang dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala, pada edisi sebelumnya telah dibahas masalah tayammum. Perlu diketahui bahwa setelah bahasan tayammum, para ulama biasanya menyebutkan bahasan haid dan nifas. Hanya saja, dengan beberapa pertimbangan, kali ini kami mengajak Pembaca untuk bersama menyimak suatu masalah penting dari makna thaharah, …

Baca Selengkapnya

Tayammum

fikih-ibadah-14

Al-Ustadz Utsman Tayammum dalam pengertian syariat adalah ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan mengusapkan apa-apa yang ada di muka bumi yang suci ke wajah dan kedua telapak tangan dengan cara tertentu. Dalil Syariat Tayammum Banyak sekali dalil tentang tayammum, baik berupa ayat al-Qur’an, hadits nabawi yang shahih, maupun ijma’ …

Baca Selengkapnya

Mandi dalam Bimbingan Syariat (Bagian Kedua)

fikih-ibadah-13

Al-Ustadz Utsman    Beberapa Mandi yang Disunnahkan Mandi ketika masuk Islam. Dalilnya adalah hadits tentang masuk Islamnya Tsumamah bin Utsal radhiyallahu ‘anhu. Dalam hadits ini disebutkan bahwa beliau mandi ketika hendak mengucapkan syahadat dan masuk Islam (HR. al-Bukhari dan Muslim).[1] Oleh karena itu, disunnahkan mandi bagi orang yang masuk Islam, …

Baca Selengkapnya

Mandi dalam Bimbingan Syariat (Bagian Ke-1)

fikih-ibadah-12

Al-Ustadz Utsman Mandi dalam Bimbingan Syariat (Bagian Ke-1) Pada beberapa edisi sebelumnya sudah dibahas mengenai wudhu—berikut pembatal-pembatalnya—dan masalah mengusap khuf dan kaus kaki sebagai pengganti membasuh kaki. Ini semua terkait dengan mengangkat/menghilangkan hadats kecil. Adapun hadats besar, bisa diangkat dengan mandi.[1] Hal-hal yang Mengharuskan Mandi   Keluarnya air mani, baik …

Baca Selengkapnya

Pembatal-Pembatal Wudhu

fikih-ibadah-10

Al-Ustadz Utsman Pembatal wudhu ialah hal-hal yang bisa membatalkan wudhu seseorang. Secara umum, pembatal wudhu terbagi dua: Hadats-hadats[1] yang bisa membatalkan wudhu. Sebab-sebab, yaitu keadaan-keadaan yang memungkinkan terjadinya hadats, seperti tidur.[2] Adapun secara terperinci, pembatal-pembatal wudhu ialah: 1. Keluarnya sesuatu dari dua jalan. Yang dimaksud dengan dua jalan adalah qubul …

Baca Selengkapnya

Berwudhu dalam Bimbingan Syariat Bagian Ke-2

fikih-ibadah-9

Al-Ustadz Utsman Pembaca, semoga Allah memuliakan kita semua, pada edisi sebelumnya telah kita bahas masalah wudhu, rukun-rukunnya, dan beberapa sunnahnya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas beberapa kesalahan[1] yang sering terjadi dalam praktik wudhu yang dilakukan oleh kaum muslimin. Di antaranya adalah: Melafadzkan niat. Niat untuk berwudhu adalah keharusan …

Baca Selengkapnya

Berwudhu dengan Bimbingan Syariat

fikih-ibadah-8

Al-Ustadz Utsman Berwudhu dengan Bimbingan Syariat (Bagian Pertama) Bersuci dalam rangka menghilangkan hadats[1] ada tiga macam: (1) wudhu, (2) mandi, dan (3) tayammum sebagai pengganti wudhu dan mandi. Allah subhanahu wa ta’ala telah menyebutkan ketiganya dalam satu ayat, yaitu dalam firman-Nya, يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قُمۡتُمۡ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغۡسِلُواْ وُجُوهَكُمۡ …

Baca Selengkapnya

Adab-adab Buang Hajat

fikih-ibadah-7

Al-Ustadz Utsman Ajaran Islam tentangadab buang hajat menunjukkan pengaturan Islam terhadap seluruh sendi kehidupan manusia. Segala sesuatu diusahakan sesuai dengan ridha Allah, Dzat pencipta alam. Orang-orang musyrik pernah bertanya kepada sahabat mulia yang bernama Salman al-Farisi radhiyallahu ‘anhu,“Apakah nabi kalian mengajarkan segala sesuatu, termasukmasalah buang hajat?” Beliau menjawab, “Tentu.Beliau melarang …

Baca Selengkapnya