Kata Bilangan (الْعَدَدُ)

Al-Ustadz Abu Bakar Abdullah

الدَّرْسُ الثَّانِيَ عَشَرَ

(Pelajaran Kedua Belas)

الْعَدَدُ

(Kata Bilangan)

 

Mempelajari bahasa Arab sungguh menyenangkan. Keutamaan dan keistimewaan bahasa Arab[1] membuat seorang muslim yang menjunjung tinggi agamanya bersemangat mempelajarinya. Adalah kebahagiaan yang tidak terkira bagi seseorang yang telah memahami bahasa Arab ketika dia mampu memahami al-Qur’an tatkala membacanya. Bahkan, terkadang menitik air matanya ketika dia merenungi kandungannya. Segala pujian hanya bagi Allah  yang telah menjadikan keindahan dalam syariat-Nya.

Pembaca setia Qonitah, rahimakumullah. Pada edisi kali ini, tema bahasan kita adalah sesuatu yang sering disebut dalam pembicaraan keseharian manusia, yaitu bilangan. Dalam bahasa Arab, bilangan dikenal dengan الْعَدَدُ. Pembaca, simaklah dengan baik bahasan kali ini, sebagaimana bahasan-bahasan sebelumnya, disarikan dari kitab Durus al-Lughah al-Arabiyyah dari Saudi Arabia.

Perhatikanlah percakapan berikut!

bahasa-arab-13a

Pembaca rahimakumullah, pada percakapan di atas kita dapat melihat contoh penggunaan bilangan dalam bahasa Arab. Lihatlah bentuk dan harakat akhir kata-kata bilangan dari percakapan di atas sebagai berikut!

bahasa-arab-13b

Untuk melengkapi bahasan kali ini, perhatikan percakapan berikut!

bahasa-arab-13cbahasa-arab-13dPada percakapan di atas, kita dapat melihat bentuk lain dari kata bilangan ini. Perhatikanlah bentuk kata-kata bilangan berikut!bahasa-arab-13e

bahasa-arab-13f

Untuk memperjelas perincian kata bilangan ini, perhatikanlah daftar kata bilangan berikut!

bahasa-arab-13g

bahasa-arab-13h

bahasa-arab-13i

Perhatikanlah daftar bilangan berikut!

bahasa-arab-13j

 

bahasa-arab-13kContoh :

bahasa-arab-13lbahasa-arab-13m

 

Ringkasan

  • Keadaan Kata Bilangan (أَحْوَالُ الْعَدَدِ)
  1. Untuk bilangan 1 dan 2, jenis katanya (mudzakkar/muannats) sesuai dengan benda yang dihitung (الْمَعْدُودُ).
  2. Bilangan 3 s.d. 10 berbeda jenis katanya dengan benda yang dihitung.
  3. Bilangan 11 dan 12 tersusun dari dua kata. Kedua kata pada bilangan tersebut berjenis sama dengan benda yang dihitung.
  4. Untuk bilangan 13 s.d. 19, kata yang pertama berbeda jenisnya dengan benda yang dihitung. Adapun kata kedua sesuai dengan benda yang dihitung.

 

  • Keadaan Benda yang Dihitung (أَحْوَالُ الْمَعْدُودِ)
  1. Untuk bilangan 3—10, ma’dud berbentuk jamak dan majrur (طُلَّابٍ/ طَالِبَاتٍ).
  2. Untuk bilangan 11—99, ma’dud berbentuk mufrad dan manshub (طَالِبًا/ طَالِبَةً).
  3. Untuk bilangan 100 dan 1000, ma’dud berbentuk mufrad dan majrur (طَالِبٍ/ طَالِبَةٍ).

Kantong Kosakataku

bahasa-arab-13nLatihan-latihan (التَّمَارِيْنُ)

  1. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini menggunakan bilangan yang ada di dalam kurung!

bahasa-arab-13o

  1. Terjemahkanlah bilangan-bilangan berikut ke dalam bahasa Arab!
  2. 5.725 real
  3. 834 rupiah
  4. 3.216 real
  5. 5.873 rupiah
  6. 956 rupiah

 

 

— اَلْحَمْدُ لِلهِ، وَاللهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ —

[1]Lihat kembali Majalah Muslimah Qonitah edisi perdana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + three =