Zaitun Sebagai Cleanser, Scrub dan Moisturizer

manfaat-zaitun-3Kita diperintah untuk berminyak dengan minyak zaitun. Ternyata kita bisa menggunakannya untuk rangkaian perawatan kulit wajah. Minyak zaitun dapat mengurangi iritasi pada kulit, digunakan pada terapi jerawat, memiliki efek antiaging (antipenuaan dini), menghaluskan kulit, menipiskan noda di wajah; dan meningkatkan elastisitas, kesegaran, serta kesehatan kulit.

Dasar perawatan kulit wajah adalah pembersihan, eksfoliasi (pengelupasan lapisan luar kulit, –ed.), pelembaban, dan pemberian tabir surya (ketika kulit terekspos sinar matahari).

1. Minyak Zaitun sebagai Pembersih (Cleanser)

  • Apabila Anda bisa mendapatkan sabun natural zaitun (sabun natural tidak sama dengan sabun herbal), pakailah sebagai pembersih wajah. Terlebih lagi jika sabun tersebut menggunakan bahan dasar yang didominasi oleh minyak zaitun. Sabun natural berbeda dengan sabun lainnya, terutama dari sisi proses pembuatan dan bahan dasar. Sabun natural tidak mengandung zat kimia berbahaya, seperti detergen (misalnya sodium lauril/laureth sulfat), pewarna sintetis, pengawet, dan bahan pengisi. Dengan kandungan naturalnya, sabun natural insya Allah cocok digunakan oleh kulit yang sensitif sekali pun.
  • Apabila Anda tidak bisa mendapatkan sabun natural, Anda bisa menggunakan minyak zaitun langsung sebagai cleanser. Namun, Anda juga dapat menerapkan cara ini setelah mencuci muka dengan sabun natural.

Jangan takut menggunakan minyak di wajah. Minyak tidak menjadikan wajah jerawatan atau bernoda. Dengan cara yang tepat, minyak justru dapat membersihkan wajah kita dari kotoran, sisa kosmetik, dan debu yang terakumulasi dengan minyak alami yang keluar dari kulit kita. Jadi, cara kerjanya adalah minyak yang bersih akan mengangkat minyak yang kotor. Ini adalah prinsip ‘bekerja sama’ dengan sistem alami tubuh kita.

Sebagian pakar kecantikan menyarankan satu atau dua kali sehari membersihkan wajah dengan minyak zaitun. Apabila Anda hendak melakukannya sekali, lakukan sebelum tidur.

Tuang minyak zaitun dalam jumlah cukup banyak ke telapak tangan yang bersih. Usapkan telapak tangan kanan dengan yang kiri agar minyak menghangat, kemudian usapkan ke wajah. Pijit wajah dengan lembut secara perlahan. Ini akan mengangkat make up (apabila dipakai), debu, dan minyak alami wajah yang sudah tercampur dengan semua itu, dari permukaan wajah.

Karena sifat lembutnya, minyak zaitun dapat digunakan di daerah sekitar mata, menghilangkan maskara dan make up di kelopak mata. Jangan terburu-buru usai, pijit memutar ke arah luar agar minyak meresap ke dalam pori sehingga komedo dan teman-temannya dapat dibersihkan apabila hal ini dilakukan dengan rutin. Sekali lagi, pijit perlahan dan santailah.

Setelah itu, celupkan waslap lembut ke dalam air hangat (tidak terlalu panas). Gunakan untuk mengangkat minyak zaitun dari wajah. Air hangat akan membuka pori kulit sehingga melepaskan minyak yang sudah membawa berbagai kotoran tersebut. Ingat, hangat, bukan panas, karena panas akan mengeringkan kulit. Tutupi wajah dengan waslap, biarkan sampai mendingin. Anda akan merasakan kotoran terangkat dengan uap yang keluar dari waslap. Setelah waslap dingin, seka wajah dari minyak dengan lembut dan perlahan, lalu bilas waslap di air panas yang mengalir (jangan lupa basmalah!). Bilas wajah dengan air biasa/dingin secara cepat. Di pagi hari Anda tinggal mengusap muka dengan waslap lembut hangat kemudian dengan air dingin, atau cukup dengan berwudhu.

2. Minyak Zaitun sebagai Scrub untuk Pengelupasan Sel Kulit Mati

Dengan kuasa Allah subhanahu wa ta’ala kulit memperbaiki diri dengan membentuk sel-sel baru dan mengelupaskan sel-sel tua. Sel-sel kulit tua inilah yang membuat kulit tampak kusam. Membantu pengelupasannya sering kali dibutuhkan. Eksfoliasi, inilah aktivitas mingguan yang kerap kita tinggalkan.

Minyak zaitun sebagai scrub dapat menjadikan wajah segar dan bersinar. Basahi wajah dengan air hangat. Campurkan sampai rata minyak zaitun dengan sedikit garam laut (bisa pula dengan garam dapur beryodium), atau minyak zaitun dengan gula pasir. Jika butiran gula pasir terlalu besar, bisa dihaluskan terlebih dahulu sampai terasa seperti lulur, dan bisa ditambah madu.

Usapkan campuran ini ke wajah, pijitkan dengan lembut, biarkan 1 atau 2 menit. Kemudian, angkat dengan waslap hangat. Bilas muka dengan air dingin secara cepat. Penggunaan gula tidak akan menimbulkan rasa kurang nyaman yang mungkin ditimbulkan oleh garam. Namun, keduanya insya Allah sama-sama bermanfaat. Setelah itu, kita bisa memakai moisturizer seperti biasa.

Apabila Anda memiliki kulit jenis sensitif, pakai scrub natural ini seminggu sekali. Apabila kulit Anda berminyak, dua kali sepekan. Scrub ini bermanfaat untuk semua jenis kulit dan secara umum dapat dipakai sepekan sekali. Scrub yang bisa kita pakai di wajah, tentu bisa kita pakai di seluruh tubuh.

 3. Minyak Zaitun sebagai Moisturizer/Pelembab

Sebagian pakar kecantikan berpendapat, kita tidak membutuhkan moisturizer karena tubuh kita sudah memproduksinya secara alami. Namun, mayoritas mereka tidak setuju dengan pendapat ini. Kembali saja pada keadaan kulit kita. Apabila Anda merasa kulit Anda kering atau kurang lembab, artinya moisturizer dibutuhkan. Bukankah Nabi n menyuruh kita berminyak dengan zaitun?

Memakai krim zaitun yang beredar di pasaran harus jeli. Adakah di dalamnya ada pengawet buatan, seperti paraben? Adakah pemutihnya? Berapa harganya? Dan sebagainya.

Oleh karena itu, kita bisa mencukupkan diri dengan minyak zaitun yang ada di rumah. Setelah Anda membersihkan wajah, gunakan minyak zaitun sebagai pengganti krim pelembab. Pilih grade extra virgin. Minyak ini bisa digunakan sebagai ‘krim’ malam dan pelembab pada siang hari. Gunakan pada kulit yang masih lembab (setelah cuci muka) untuk mengurangi rasa berminyak di wajah. Anda dapat menambahkan perasan jeruk lemon untuk lebih menyegarkan.

4. Minyak Zaitun Sebagai Tabir Surya

Meskipun sebagian ahli kecantikan berpendapat bahwa minyak zaitun tidak bisa menjadi tabir surya, minyak ini dapat memperbaiki efek negatif yang ditimbulkan oleh sinar matahari. Jadi, memakainya sebagai pelembab ketika Anda terekspos sang surya atau memakainya setelah terkena sinar matahari, insya Allah bermanfaat bagi kesehatan kulit.

Wallahu a’lam. (ly)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 − 11 =